FRAKSIPKSKUNINGAN.ID – Sabtu pagi yang penuh keberkahan, 27 Juli 2025, menjadi momen istimewa bagi masyarakat Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Ribuan anak-anak muslim dari berbagai pelosok berkumpul di Masjid Al-Istiqomah dalam rangka mengikuti kegiatan Gerakan Sholat Shubuh 10.000 Anak Muslim. Agenda ini disambut antusias oleh masyarakat, orang tua, dan para pegiat dakwah sebagai bagian dari upaya membina generasi Qurani sejak usia dini.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Hj. Kokom Komariyah, Anggota DPRD Kabupaten Kuningan dari Fraksi PKS, yang dikenal aktif dalam pembinaan masyarakat dan kegiatan keumatan. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan moril terhadap gerakan masif yang bertujuan menghidupkan kembali semangat sholat berjamaah di kalangan anak-anak dan remaja muslim.
Turut hadir pula Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, S.H., M.Kn., yang menyampaikan sambutan serta motivasi kepada para peserta. Dalam keterangannya, Wakil Bupati mengapresiasi inisiatif ini sebagai bagian dari pendidikan karakter berbasis nilai-nilai keislaman. Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar terus berkesinambungan.
Kegiatan dimulai sejak dini hari dengan berkumpulnya para peserta di halaman masjid. Suasana haru dan takjub terasa saat adzan Shubuh dikumandangkan, dan ribuan anak bersiap melaksanakan sholat berjamaah dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah sholat, acara dilanjutkan dengan pembacaan dzikir pagi, tausiyah agama, serta motivasi spiritual dari para tokoh agama setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Kokom Komariyah menyampaikan rasa bangga dan haru melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti kegiatan ini. Ia menekankan pentingnya membiasakan anak untuk bangun pagi dan menghadiri sholat berjamaah sebagai langkah awal membentuk pribadi disiplin dan bertanggung jawab. “Inilah investasi terbesar kita sebagai umat: membina anak-anak kita agar dekat dengan Allah, dekat dengan masjid, dan terbiasa dalam kebersamaan yang penuh nilai,” ungkap Hj. Kokom.
Menurutnya, membangun generasi hebat tidak cukup hanya dengan pendidikan formal, tetapi juga perlu ditanamkan nilai spiritualitas sejak dini. Ia berharap gerakan ini menjadi embrio lahirnya kader-kader pemimpin masa depan yang memiliki landasan moral dan akhlak yang kuat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian konsumsi ringan bagi seluruh peserta. Para orang tua dan guru pendamping pun merasa bersyukur karena kegiatan ini mampu memberikan pengalaman spiritual yang mendalam dan menyenangkan bagi anak-anak.
Gerakan Sholat Shubuh 10.000 Anak Muslim bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi simbol kebangkitan spiritual generasi muda Islam di Kabupaten Kuningan. Dengan keterlibatan aktif para tokoh daerah dan dukungan masyarakat luas, diharapkan agenda serupa dapat digelar secara rutin dan meluas ke kecamatan-kecamatan lainnya.



