FRAKSIPKSKUNINGAN.ID – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kuningan, H. Jajang Jana, S.H.I, menerima audiensi dari Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI) Kabupaten Kuningan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Kuningan, Selasa (06/01/2026). Audiensi ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus forum strategis untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembinaan, pengembangan, dan masa depan pencak silat di tingkat regional maupun nasional.
Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus PPSI Kabupaten Kuningan memaparkan kondisi aktual pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus warisan budaya bangsa. Mereka menyampaikan sejumlah tantangan yang dihadapi, mulai dari pembinaan atlet usia dini, keterbatasan sarana dan prasarana latihan, hingga perlunya dukungan kebijakan dan anggaran yang berkelanjutan untuk mendorong prestasi atlet pencak silat Kuningan di tingkat regional maupun nasional.
Ketua Komisi II DPRD Kuningan, H. Jajang Jana, S.H.I, menyambut baik kunjungan dan masukan yang disampaikan oleh PPSI. Ia menegaskan bahwa pencak silat tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga semata, tetapi juga memiliki nilai historis dan kultural yang kuat sebagai identitas bangsa, khususnya di daerah. Oleh karena itu, menurutnya, pembinaan pencak silat harus dilakukan secara serius, terencana, dan berkesinambungan.
“Pencak silat adalah warisan budaya luhur yang harus kita jaga dan kembangkan bersama. Selain membentuk karakter generasi muda, pencak silat juga berpotensi besar melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kuningan,” ujar H. Jajang Jana.
Lebih lanjut, ia mendorong agar PPSI Kabupaten Kuningan dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, DPRD, serta stakeholder terkait, termasuk Dinas Pemuda dan Olahraga, lembaga pendidikan, dan komunitas olahraga. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang kuat, mulai dari tingkat akar rumput hingga pembinaan atlet prestasi.
Ketua Komisi II juga menyampaikan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan PPSI sesuai dengan kewenangan Komisi II DPRD, khususnya yang berkaitan dengan bidang kepemudaan, olahraga, dan kebudayaan. Ia berharap ke depan pencak silat di Kabupaten Kuningan tidak hanya berkembang dari sisi prestasi, tetapi juga semakin dikenal dan dicintai oleh masyarakat luas sebagai bagian dari budaya daerah.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Di akhir pertemuan, kedua belah pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama yang intensif demi kemajuan pencak silat serta pelestarian budaya lokal di Kabupaten Kuningan.






