Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
Kabupaten Kuningan - Jawa Barat

Kang Yaya Bersama Komisi IV Monitoring Ketenagakerjaan di PT. AS Putra Group

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

FRAKSIPKSKUNINGAN.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke PT. AS Putra Group pada Rabu (25/02/2026) dalam rangka monitoring pelaksanaan ketenagakerjaan di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kang Yaya, S.E selaku Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan dan Hj. Siti Mahmudah, M.Pd selaku Anggota Komisi IV. Kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Kuningan menjalankan regulasi ketenagakerjaan secara optimal dan bertanggung jawab.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV menyoroti pentingnya menciptakan iklim kerja yang sehat, menjunjung tinggi perlindungan hak-hak tenaga kerja, serta memastikan seluruh ketentuan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan dipatuhi dengan baik. Pengawasan ini juga menjadi upaya konkret DPRD dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan dunia usaha dan kesejahteraan para pekerja.

Kang Yaya menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi dan perkembangan dunia usaha di Kabupaten Kuningan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas dan perlindungan tenaga kerja lokal. “Kami ingin memastikan bahwa perusahaan hadir tidak hanya sebagai penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hj. Siti Mahmudah menekankan pentingnya komunikasi dan sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, serta DPRD agar berbagai persoalan ketenagakerjaan dapat diselesaikan secara dialogis dan konstruktif.

Melalui KDD ini, Komisi IV berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara dunia usaha dan pemerintah daerah, sehingga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kuningan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan para pekerja serta terciptanya hubungan industrial yang harmonis.

Berita terbaru