FRAKSIPKSKUNINGAN.ID, Jumat, 7 Februari 2025 – Dalam upaya memastikan efektivitas pelaksanaan program kerja di bidang pendidikan dan kebudayaan, Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan melaksanakan Kunjungan Dalam Daerah (KDD) ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kuningan, Kang Yaya, S.E., serta dihadiri oleh anggota Komisi IV lainnya.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan koordinasi terhadap program kerja Disdikbud yang telah dan akan dilaksanakan pada tahun 2024 dan 2025. Berbagai aspek strategis menjadi sorotan dalam pertemuan ini, termasuk peningkatan kualitas pendidikan, pengelolaan anggaran pendidikan, serta pengembangan kebudayaan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kang Yaya, S.E. menegaskan bahwa Komisi IV berkomitmen untuk mengawal kebijakan di sektor pendidikan dan kebudayaan agar berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kuningan.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh program kerja Disdikbud berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan. Koordinasi yang baik antara DPRD dan Disdikbud sangat diperlukan agar tantangan di sektor pendidikan dapat diatasi dengan solusi yang tepat,” ujar Kang Yaya.



Selain itu, dalam diskusi yang berlangsung, Komisi IV juga menyoroti beberapa isu krusial, seperti pemerataan akses pendidikan, peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, serta pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. DPRD juga mendorong agar anggaran pendidikan dapat digunakan secara efektif dan transparan, sehingga setiap program dapat berjalan dengan optimal dan tepat sasaran.
Di akhir pertemuan, disepakati bahwa sinergi antara Komisi IV DPRD dan Disdikbud akan terus ditingkatkan melalui komunikasi yang intensif dan evaluasi berkala terhadap kebijakan yang telah diterapkan.
Dengan adanya monitoring dan koordinasi ini, diharapkan kualitas pendidikan dan kebudayaan di Kabupaten Kuningan dapat semakin meningkat, serta mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.



