Website Resmi
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera
Kabupaten Kuningan - Jawa Barat

GMM Demo di Depan Gedung DPRD, Tuntut Batalkan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi!

Bagikan :

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp

Kuningan (19/09/2022) Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM bersubsidi kembali digelar pada hari ini, Senin, di depan Gedung DPRD Kuningan.

Kali ini, giliran Gerakan Masyarakat Melawan (GMM) Kuningan. Isinya, gabungan dari berbagai ormas seperti Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) dan Aliansi Persatuan Islam Kuningan (APIK).

Kedatangan sejumlah ormas tersebut, membawa aspirasi dan tulisan yang sama. Tertulis dalam tiap spanduknya, “Menolak Kenaikan Harga BBM Subsidi, Jangan Bikin Rakyat Tambah Sengsara”.

Adapun gelombang demonstrasi ini sudah terjadi di berbagai daerah sejak pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM pada Sabtu (3/9/2022).

Harga Pertalite naik dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter, Solar naik dari Rp 5.150 menjadi 6.800 per liter, dan Pertamax naik dari Rp 12.500 menjadi Rp 14.500 per liter.

Nampak Hadir Anggota DPRD Kab. Kuningan dari Fraksi PKS, H. Jajang Jana, SH.I (F-PKS), Kang Yaya (F-PKS), Hj. Siti Mahmudah, M.Pd (F-PKS), serta Drs. H. Ikhsan Marzuki, MM (F-PKS).

Adapun, tuntutan masa demonstran adalah sebagai berikut :

  1. Gerakan Masyarakat Melawan bersama seluruh lapisan elemen masyarakat di Kabupaten Kuningan dengan tegas Menolak Kenaikan Harga BBM.
  2. Gerakan Masyarakat Melawan bersama seluruh lapisan elemen masyarakat di Kabupaten Kuningan meminta pemerintah segera Membatalkan Kenaikan Harga BBM, karena kenaikan harga BBM adalah pengkhianatan terhadap mandat konstritusi
  3. Jika pemerintah tidak mampu mengembalikan harga BBM seperti semula, Presiden wajib bertanggung jawab dengan Mundur dari jabatannya.
Berita terbaru